JAGA KARAWANG — Keluhan warga terkait saluran irigasi yang dipenuhi sampah dan eceng gondok di Dusun Tegalamba, RT 006/RW 002, Desa Kedungjaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, akhirnya mendapat respons cepat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Laporan yang sebelumnya viral di media sosial tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan satu unit alat berat dan satu armada mobil dinas dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat untuk melakukan pembersihan saluran irigasi.
Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang dikenal warga dengan sapaan “Bapak Aing”.
Kepala Desa Kedungjaya, Tarjan Sujana, menyampaikan apresiasi atas respons cepat tersebut.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Dedi Mulyadi, Bapak Aing, yang begitu responsif menanggapi keluhan kami terkait saluran irigasi yang menumpuk sampah dan eceng gondok,” ujar Tarjan.
Menurutnya, bantuan alat berat sangat membantu proses pembersihan, mengingat tumpukan sampah dan eceng gondok di saluran irigasi cukup mengganggu kelancaran aliran air.
Tarjan menjelaskan, pemerintah desa bersama perangkat desa, petani, serta Muspika Kecamatan Cibuaya sebenarnya rutin melakukan gotong royong membersihkan saluran tersebut.
Namun, persoalan kembali muncul karena sampah dari wilayah hulu terus terbawa aliran air hingga menumpuk di wilayah Desa Kedungjaya.
“Setiap hari kami bersama perangkat desa, para petani, dan Muspika Kecamatan Cibuaya turut serta bergotong royong membersihkan saluran irigasi. Namun sampah terus mengalir masuk ke wilayah kami,” katanya.
Ia menyebut posisi Desa Kedungjaya yang berada di bagian hilir membuat wilayahnya kerap menjadi tempat berkumpulnya sampah yang terbawa dari hulu.
Karena itu, Tarjan mengajak masyarakat dari wilayah hulu hingga hilir untuk ikut menjaga kebersihan saluran irigasi dan tidak menjadikannya sebagai tempat pembuangan sampah.
“Saya berharap dari hulu sampai hilir semua ikut menjaga saluran irigasi. Jangan membuang sampah sembarangan, agar air tetap lancar dan bermanfaat bagi pertanian kita,” pesannya.
Pembersihan ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga mendorong kesadaran bersama untuk menjaga saluran irigasi secara berkelanjutan.
Pasalnya, kelancaran irigasi menjadi salah satu faktor penting bagi para petani di wilayah Karawang dalam menjaga produktivitas pertanian.
Ahmad Saeroji

