JAGA KARAWANG — Suasana hangat dan penuh antusiasme mewarnai penyaluran bantuan pangan di Desa Kertaraharja, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang.
Sebanyak 1.352 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan beras yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Penyaluran bantuan pangan dari pemerintah tersebut berlangsung tertib dan lancar. Prosesnya turut dipantau unsur Muspika Kecamatan Pedes melalui Kasi Kesos Kecamatan Pedes, H. Didin, bersama Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Desa Kertaraharja.
Kepala Desa Kertaraharja bersama Sekretaris Desa Kertaraharja juga hadir untuk memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan dan bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak.
Operator SIK-NG Desa Kertaraharja, Irpan Abdilah, didampingi Sekretaris Desa Kertaraharja, Yusup Komaeni, menjelaskan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai 40,560 ton beras.
“Alhamdulillah, bantuan pangan beras sebanyak 40,560 ton telah disalurkan kepada 1.352 Keluarga Penerima Manfaat. Setiap KPM menerima 30 kilogram beras, setara dengan tiga karung dengan berat masing-masing 10 kilogram,” ujar Irpan.
Dalam penyaluran kali ini, jumlah penerima mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya. Dari sebelumnya 1.402 KPM, kini menjadi 1.352 KPM, atau berkurang sebanyak 50 penerima.
Irpan menjelaskan, perubahan tersebut berkaitan dengan hasil pemutakhiran data penerima bantuan.
“Sebelumnya jumlah penerima sebanyak 1.402 KPM, kini menjadi 1.352 KPM. Penurunan tersebut disebabkan beberapa faktor, antara lain peningkatan desil ekonomi dan adanya indikasi keterlibatan judi online,” jelasnya.
Meski jumlah penerima berkurang, pemerintah desa berharap bantuan yang tersalurkan tetap benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, semoga bantuan pangan beras ini benar-benar bermanfaat dan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat yang menerimanya,” pungkas Irpan bersama Yusup Komaeni.
Penyaluran bantuan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kecamatan hingga pemerintah desa dalam memastikan program perlindungan sosial berjalan tertib dan tepat sasaran.
Ahmad Saeroji / Rohman

