JAGA BEKASI — Silaturahim menjadi salah satu cara untuk mempererat persaudaraan sekaligus membangun hubungan baik antarsesama. Hal itu dilakukan DR (HC) Wahyu Setiawan, S.Sy., M.M., tokoh inspiratif asal Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Jailani Firdaus, Kampung Bojong Santri RT 005/RW 004, Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Wahyu secara khusus bersilaturahim dengan pendiri Pondok Pesantren Al-Jailani Firdaus, Aang Oki Firdaus, yang selama ini ia hormati sebagai sosok guru besar.
Perjalanan dari Kabupaten Kebumen menuju Kabupaten Bekasi ditempuh Wahyu dengan penuh semangat. Ia mengaku bersyukur karena perjalanan hingga tiba di lokasi pesantren berjalan lancar.
Setibanya di Pondok Pesantren Al-Jailani Firdaus, Wahyu mendapat sambutan hangat dari Aang Oki Firdaus beserta keluarga besar pesantren. Pertemuan pun berlangsung akrab dengan nuansa kekeluargaan.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat bertemu secara langsung dengan Aang Oki Firdaus.
Menurutnya, pertemuan tersebut bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan menjadi pengalaman yang memberikan kesan dan makna tersendiri.
“Saya merasa bersyukur dapat bertemu langsung dengan sosok Aang Oki Firdaus. Beliau adalah pribadi yang sangat baik, rendah hati, dan memiliki akhlak yang mulia. Pertemuan ini tentu menjadi silaturahim yang sangat berarti bagi saya,” ungkap DR (HC) Wahyu Setiawan.
Wahyu juga memberikan apresiasi terhadap kiprah Aang Oki Firdaus dalam membangun Pondok Pesantren Al-Jailani Firdaus.
Menurutnya, pesantren bukan hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda.
Ia menilai, kepribadian yang baik dan akhlak mulia merupakan nilai penting yang harus terus ditanamkan di tengah masyarakat.
“Bagi saya, bertemu dengan beliau menjadi kesempatan untuk belajar dan mengambil nilai-nilai kebaikan. Akhlak, kerendahan hati dan kepedulian terhadap sesama adalah hal yang sangat penting,” ujarnya.
Sementara itu, silaturahim tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara Wahyu Setiawan dari Kabupaten Kebumen dengan keluarga besar Pondok Pesantren Al-Jailani Firdaus di Kabupaten Bekasi.
Pertemuan lintas daerah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa jarak bukan menjadi penghalang untuk membangun persaudaraan dan hubungan baik.
Wahyu berharap silaturahim yang telah terjalin dapat terus dijaga dan berkembang menjadi hubungan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Silaturahim bukan hanya tentang bertemu, tetapi tentang menyambung hati, mempererat persaudaraan, dan mengambil kebaikan dari setiap pertemuan,” pungkasnya.
Abie

