spot_img
Minggu, November 8, 2026
spot_img
spot_img

Begal Kian Meresahkan, Warga Sentil Patroli: Jangan Cuma Foto Lalu Pulang!

More articles

JAGA KARAWANG – Aksi pembegalan yang berulang di jalur Sukasari–Kertamulya–Jayakerta, Kabupaten Karawang, membuat warga Cibuaya dan sekitarnya resah sekaligus geram.

Masyarakat mendesak Polresta Karawang dan jajaran kepolisian segera mengungkap kasus serta menangkap para pelaku.

- Advertisement -

Kasus terbaru menimpa Ibu Omih, seorang pedagang bakso yang sehari-hari berjualan di wilayah Jayakerta.

Saat hendak pulang ke rumahnya di Desa Jatimulya, Kecamatan Pedes, sekitar pukul 21.00 WIB pada malam Minggu, korban diduga dipepet empat orang yang menggunakan dua sepeda motor.

Para pelaku disebut menodongkan senjata tajam jenis celurit, kemudian merampas uang hasil jualan sebesar Rp700.000 dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy milik korban.

- Advertisement -

Peristiwa tersebut kembali memunculkan kekhawatiran warga terhadap keamanan pengguna jalan, terutama mereka yang harus melintas pada malam hari.

Baca Juga  Genteng Dibongkar, Kelas Kebanjiran! Proyek Renovasi SDN Kemiri IV Diduga Terbengkalai

Ahmad Alexa bersama warga lainnya mendesak Polsek Cibuaya, Polresta Karawang, hingga Polda Jawa Barat agar segera mengambil langkah nyata untuk mengungkap kasus tersebut dan menangkap para pelaku.

Warga juga meminta Muspika Kecamatan Cibuaya mengintensifkan patroli gabungan setiap malam. Menurut mereka, pengamanan tidak cukup dilakukan pada malam Minggu saja.

“Patroli gabungan yang diadakan malam Minggu jangan hanya sebentar, ambil foto lalu pulang saja,” tegas Ahmad Alexa.

Ia menyoroti kejadian yang menimpa Ibu Omih, yang disebut berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB, saat patroli gabungan malam Minggu seharusnya digelar.

Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi bahan evaluasi agar patroli benar-benar memberikan rasa aman kepada masyarakat, bukan sekadar menjadi agenda rutin.

Baca Juga  Nuryaman Ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda: Indonesia Maju, Gebangjaya Maju!

Selain mendesak penindakan terhadap pelaku, warga meminta pemerintah segera memasang lampu penerangan jalan umum di sepanjang jalur Sukasari–Kertamulya–Jayakerta.

Penerangan jalan dinilai penting untuk membantu meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.

Warga berharap kepolisian dan unsur pemerintahan setempat tidak menganggap persoalan ini sebagai keluhan biasa.

Mereka menuntut langkah konkret, mulai dari peningkatan patroli, perbaikan penerangan jalan, hingga pengungkapan kasus pembegalan yang meresahkan masyarakat.

Kini, warga menunggu tindakan nyata. Mereka berharap jalur Sukasari–Kertamulya–Jayakerta tidak terus dihantui ketakutan dan masyarakat bisa kembali beraktivitas tanpa khawatir menjadi korban kejahatan. (Red)

Artikel Lainnya

Top News

Trending

Peristiwa

Lintas Pantura

Berita Pilihan