spot_img
Minggu, November 8, 2026
spot_img
spot_img

Proyek Pendopo Masjid Al-Maghfirotul Ardhi Cibuaya Rp148 Juta, CV Bumi Jati Nusantara Diminta Jangan Asal Kerja

More articles

KARAWANG, JAGAINNEWS.com – Pembangunan Pendopo Masjid Al-Maghfirotul Ardhi Cibuaya 1, RT 004/002, Desa Cibuaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, tengah berjalan.

Proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Karawang tersebut diharapkan dikerjakan secara maksimal dengan mengutamakan kualitas dan kesesuaian terhadap Rencana Anggaran Biaya (RAB).

- Advertisement -

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan ini dilaksanakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Karawang dengan nilai kontrak sebesar Rp148.740.000,00.

Proyek tersebut memiliki nomor kontrak 01-1.4.5/207/SPK-BSL/PSU.3/2026, tertanggal 5 Oktober 2026, dengan waktu pelaksanaan 60 hari kalender. Sementara itu, pelaksana pekerjaan dipercayakan kepada CV Bumi Jati Nusantara.

Pembangunan pendopo ini menjadi perhatian karena fasilitas tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat, mulai dari pengajian, kegiatan jamaah, hingga aktivitas kemasyarakatan lainnya.

- Advertisement -

Pemuda Kecamatan Cibuaya, Ahmad Alexa, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan dinas terkait atas terealisasinya pembangunan fasilitas tersebut.

Baca Juga  Saluran Irigasi Dibersihkan, Ketua BPD Kedungjaya Sampaikan Terima Kasih kepada BBWS

Namun, ia mengingatkan agar pelaksanaan pekerjaan tidak sekadar mengejar penyelesaian fisik, melainkan benar-benar memperhatikan mutu bangunan.

“Pertama, kami mengucapkan terima kasih kepada dinas terkait atas dibangunnya Pendopo Masjid Al-Maghfirotul Ardhi ini. Harapan kami, pekerjaan dilaksanakan sesuai RAB dan spesifikasi teknis. Pengawas dari dinas juga diharapkan selalu berada di lokasi untuk melihat dan memantau pekerjaan agar hasilnya bagus serta tahan lama,” ujar Ahmad Alexa.

Menurutnya, CV Bumi Jati Nusantara selaku kontraktor pelaksana harus bertanggung jawab terhadap kualitas setiap tahapan pekerjaan. Mulai dari pemilihan material, campuran adukan, pembesian, hingga tahap finishing harus dikerjakan sesuai ketentuan teknis.

“Jangan sampai pekerjaan hanya terlihat bagus dari luar, tetapi kualitas konstruksinya tidak diperhatikan. Uang yang digunakan merupakan anggaran pemerintah, sehingga hasil pembangunannya harus benar-benar berkualitas dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.

Baca Juga  Tiga Hari Proyek Berjalan Tanpa Papan Informasi, Pekerjaan di Sabajaya Dipertanyakan

Ahmad juga menekankan pentingnya pengawasan langsung dari Dinas PRKP Kabupaten Karawang. Menurutnya, pengawasan tidak boleh hanya sebatas formalitas atau sekadar datang ke lokasi untuk dokumentasi.

“Pengawas dinas diharapkan standby di lokasi dan benar-benar memantau setiap tahapan pekerjaan. Jangan hanya datang sebentar, foto-foto, lalu pulang. Pengawasan harus berjalan maksimal agar pekerjaan sesuai bestek, tepat mutu, tepat waktu, dan tepat manfaat,” tambahnya.

Ia berharap pembangunan pendopo tersebut dapat menjadi fasilitas yang kokoh, nyaman, dan bermanfaat bagi jamaah Masjid Al-Maghfirotul Ardhi serta masyarakat sekitar.

Hingga berita ini diterbitkan, pekerjaan pembangunan masih berlangsung. Publik berharap CV Bumi Jati Nusantara mampu membuktikan kualitas pekerjaannya, sementara Dinas PRKP menjalankan fungsi pengawasan secara optimal.

Sebab, proyek yang bersumber dari uang rakyat bukan hanya dituntut selesai secara administratif, tetapi juga harus menghasilkan bangunan yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan. (Red)

Artikel Lainnya

Top News

Trending

Peristiwa

Lintas Pantura

Berita Pilihan