spot_img
Minggu, November 8, 2026
spot_img
spot_img

Diduga Gas Beracun Bocor dari Pabrik, Warga Mekarmukti Karawang Sesak Napas hingga Dilarikan ke RS

More articles

JAGA KARAWANG — Warga Kampung Mekarmukti, Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, mengalami sesak napas yang diduga dipicu kebocoran gas dari sebuah pabrik, Kamis (29/10/2026) pagi.

Sejumlah warga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mencium aroma menyengat yang diduga berasal dari gas kimia.

- Advertisement -

Sebagian warga kemudian dievakuasi menggunakan ambulans desa untuk mendapatkan penanganan medis.

Salah seorang warga yang terdampak kini menjalani perawatan di RS Rosela. Ia menuturkan, kejadian bermula sekitar pukul 05.30 WIB, ketika asap menyerupai kabut terlihat muncul dari cerobong pabrik.

“Kejadiannya sekitar jam setengah 6, tiba-tiba ada asap muncul dari cerobong pabrik seperti kabut,” ungkapnya.

- Advertisement -

Menurutnya, aroma menyengat tersebut tetap dirasakan meski jarak rumahnya dari lokasi pabrik diperkirakan mencapai 100 meter.

Tak lama setelah mencium bau tersebut, kondisi tubuhnya mendadak melemah hingga merasa seperti hendak pingsan.

Baca Juga  Excavator BBWS Terperosok di Lahan Warga, Pengawasan Normalisasi Irigasi Pajaten-Kedungjaya Dipertanyakan

“Rumah saya agak jauh, sampai kisaran 100 meter, tapi tak lama asap muncul tiba-tiba badan lemas, kayak mau pingsan karena mencium aroma bau seperti gas melon,” tuturnya.

Kondisinya yang semakin memburuk membuat dirinya bersama anggota keluarga harus dievakuasi ke rumah sakit.

“Setelah itu, saya nggak ingat lagi. Nggak lama saya, ibu, anak, sama suami saya dievakuasi ambulans ke sini,” katanya.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti waktu kejadian, tetapi memastikan peristiwa itu berlangsung pada pagi hari, tidak lama setelah hujan berhenti.

Warga tersebut juga menyebut gas yang tercium diduga berkaitan dengan soda kaustik. Namun, jenis zat yang menyebabkan gangguan pernapasan itu masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan pihak berwenang.

Menyusul kejadian tersebut, jajaran Polresta Karawang bersama Unit INAFIS diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga  Patroli Malam Gabungan, Muspika Batujaya Perketat Pengawasan Keamanan

Petugas juga melakukan penyelidikan di area pabrik dan rumah sakit serta mendata warga yang terdampak.

Kasi Humas Polresta Karawang, IPDA Asim, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Iya benar, kejadian tadi pagi. Reskrim dan INAFIS sudah turun, lagi penyelidikan di pabrik dan rumah sakit,” ungkap IPDA Asim.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti munculnya asap dan aroma menyengat tersebut masih dalam penyelidikan. Dugaan kebocoran gas dari pabrik juga masih perlu dikonfirmasi melalui hasil pemeriksaan petugas dan pihak terkait.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat dampaknya dirasakan warga yang bermukim di sekitar kawasan industri.

Kepastian mengenai sumber zat, penyebab kejadian, serta dampaknya terhadap kesehatan warga masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. (MK)

Artikel Lainnya

Top News

Trending

Peristiwa

Lintas Pantura

Berita Pilihan