JAGA KUNINGAN — Program Dapur Baik yang digagas OK OCE Kemanusiaan kembali direalisasikan. Tak hanya membantu masyarakat rentan mendapatkan makanan layak, program ini juga menjadi langkah nyata untuk menggerakkan roda ekonomi pelaku UMKM kuliner lokal.
Program yang berada di bawah payung OK OCE Indonesia tersebut direalisasikan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada 26 September 2026. Pelaksanaannya didukung OK OCE Heritage yang memiliki jaringan UMKM di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, dua UMKM kuliner lokal, yakni Kataji Catering di Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, dan Ayam Geprek Silvi di kawasan Lingkar Serang, Awirarangan, Kuningan, mendapat pesanan nasi box dengan total 100 porsi.
Makanan tersebut kemudian dibagikan untuk masyarakat yang masuk kategori rentan, seperti lansia, fakir miskin, serta pekerja informal yang memiliki pendapatan tidak menentu atau bahkan tidak memiliki penghasilan.

Click here to preview your posts with PRO themes ››
Ketua OK OCE Kemanusiaan, Farid Rifai, mengatakan program Dapur Baik dirancang dengan dua tujuan sekaligus, yakni membantu masyarakat yang membutuhkan dan memberikan dampak ekonomi langsung kepada UMKM kuliner di sekitar lokasi.
“Alhamdulillah program ini telah terealisasi dengan baik, berkat dukungan OK OCE Heritage yang memiliki jaringan UMKM hampir seluruh provinsi di Indonesia,” ujar Farid.
Menurutnya, keberadaan program tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemberian makanan semata. Pesanan yang dilakukan secara konsisten kepada UMKM binaan dapat membantu menciptakan pemasukan harian yang lebih dapat diandalkan bagi pelaku usaha.
“Tujuannya bukan hanya menyalurkan makanan layak kepada masyarakat rentan, tetapi sekaligus menggerakkan ekonomi UMKM kuliner binaan di sekitar lokasi. Dengan adanya pesanan yang konsisten, uang masuk harian mereka bisa lebih diandalkan,” jelasnya.

Click here to preview your posts with PRO themes ››
Farid mengakui, menjalankan program Dapur Baik secara berkelanjutan bukan perkara mudah. Dibutuhkan berbagai terobosan serta dukungan dari banyak pihak agar program tersebut dapat terus berjalan.
Karena itu, OK OCE Kemanusiaan menggandeng sejumlah pihak dan instansi untuk mendukung pelaksanaan program.
Ke depan, pihaknya akan melakukan pemetaan yang lebih spesifik agar pelaksanaan Dapur Baik dapat berjalan secara terarah, konsisten, dan memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Untuk konsistensi program Dapur Baik, ke depan kami akan memetakan secara lebih spesifik bagaimana program ini bisa berlangsung secara nyata, dirasakan masyarakat, dan berkesinambungan,” pungkas Farid. **

