JAGA KARAWANG — Musibah kebakaran kembali menyisakan cerita pilu. Sebuah rumah milik warga di Dusun Cibuaya I, RT 004/RW 002, Desa Cibuaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, ludes dilalap api pada Jumat dini hari (11/9/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Kebakaran tersebut diduga dipicu kebocoran pada kompor atau gas memasak. Api dengan cepat membakar bangunan rumah hingga tak tersisa. Satu unit sepeda motor yang berada di lokasi juga ikut hangus.
Pemilik rumah, Tata, menyebut kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp50 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
“Kerugian kami diperkirakan sekitar Rp50 juta. Rumah ludes terbakar dan satu sepeda motor juga ikut hangus. Kami berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah desa maupun dinas terkait,” ujar Tata.
Di tengah kondisi tersebut, Tata berharap pemerintah dapat memberikan solusi jangka panjang, bukan hanya bantuan kebutuhan sementara.
Ia berharap keluarganya dapat diusulkan masuk dalam program Rumah Layak Huni, agar bisa kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman.
“Kami juga berharap bisa masuk program Rumah Layak Huni, sehingga bisa kembali mempunyai rumah yang layak untuk ditempati,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Cibuaya, Agus Nanang, menyampaikan laporan kejadian kepada pihak terkait sebagai langkah tindak lanjut penanganan musibah tersebut.
Saat kejadian, keluarga korban sempat mengungsi dan dilakukan evakuasi terhadap warga serta harta benda yang masih memungkinkan untuk diselamatkan.
Pemerintah Desa Cibuaya juga berkomitmen meneruskan laporan tersebut ke tingkat kecamatan dan kabupaten, termasuk mengupayakan pemulihan hunian korban melalui program bantuan perumahan.
Kini harapan warga tertuju pada respons cepat pemerintah, khususnya dinas terkait. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Karawang diharapkan bisa “grecep” turun melihat kondisi korban, sehingga keluarga yang kehilangan rumah tidak terlalu lama hidup dalam kondisi serba terbatas.
Selain bantuan hunian, kebutuhan dasar keluarga korban juga menjadi perhatian mendesak pascakebakaran.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap penggunaan kompor, tabung gas, serta instalasi kelistrikan di rumah.
Semoga bantuan segera datang dan keluarga Tata diberi ketabahan untuk bangkit kembali setelah kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.
Ahmad Saeroji/Rohman

