JAGA KARAWANG — Kabar baik bagi para pengayuh becak lanjut usia (lansia) di Kabupaten Karawang. Sebanyak 220 unit becak listrik akan segera disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, bantuan tersebut merupakan dukungan pemerintah pusat yang ditujukan untuk membantu meringankan beban fisik para pengayuh becak, khususnya mereka yang sudah berusia lanjut.
“Alhamdulillah kita telah menerima sejumlah 220 unit becak listrik yang akan disalurkan untuk pengayuh becak lansia di Karawang,” kata Aep saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2026).
Menurut Aep, penerima bantuan tidak dipilih secara sembarangan. Salah satu kriterianya adalah pengayuh becak berusia di atas 55 tahun dan masuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah pada Desil 1 hingga 4.
Saat ini, proses verifikasi penerima masih dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang bersama Dinas Sosial (Dinsos). Langkah tersebut dilakukan agar bantuan benar-benar diterima warga yang memenuhi kriteria.
“Nanti kita salurkan, sedang diverifikasi dulu oleh Dishub dengan berkoordinasi bersama Dinsos sesuai data pengendara becak yang ada. Salah satu syaratannya mereka harus di atas usia 55 tahun dan berada di Desil 1 sampai 4,” jelasnya.
Tak hanya menerima unit, para calon penerima juga akan mendapatkan pelatihan pengoperasian becak listrik. Pelatihan dinilai penting karena sebagian pengayuh becak lansia belum terbiasa menggunakan kendaraan bertenaga listrik.
“Nanti sore rencana kita akan ada pelatihan dulu, sebagian yang sudah divalidasi dan terdata penerimanya. Karena belum tentu mereka yang menerima bisa mengoperasikan becak listrik,” ungkap Aep.
Untuk jadwal penyerahan, Pemkab Karawang masih menunggu koordinasi dengan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional selaku penyelenggara bantuan becak listrik tersebut.
Aep menegaskan, Pemkab Karawang berperan dalam proses validasi dan verifikasi penerima serta memastikan para penerima mendapatkan pelatihan sebelum menggunakan becak listrik.
“Penyaluran kita jadwalkan bersama pihak yayasan selaku penyelenggara. Kita hanya memvalidasi dan memverifikasi penerima agar tepat sasaran, termasuk juga pelatihan untuk mengoperasikan becak listrik tersebut,” ujarnya.
Bantuan becak listrik ini diharapkan dapat mengurangi beban tenaga para pengayuh lansia saat bekerja sekaligus membantu meningkatkan penghasilan mereka.
“Bantuan ini dari pemerintah pusat, semoga bisa membantu perekonomian para penarik becak, utamanya untuk meringankan beban kerja para lansia,” pungkasnya. (Jgn)

