KARAWANG, JAGAINNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Karawang terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, termasuk bagi kelompok lanjut usia (lansia). Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan Rumah Lansia di Desa Bayur Kidul yang kini telah memasuki tahap akhir penyelesaian dan ditargetkan rampung pada Agustus 2026, Selasa (4/8/2026).
Program Rumah Lansia menjadi salah satu inovasi pelayanan sosial Pemerintah Kabupaten Karawang yang bertujuan menyediakan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman bagi lansia yang tidak memiliki rumah ataupun lahan. Kehadiran program ini diharapkan mampu memberikan perlindungan sosial sekaligus meningkatkan kualitas hidup para lansia agar tetap dapat menjalani masa tuanya dengan penuh martabat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Karawang, Asep Hazar, mengatakan pembangunan Rumah Lansia dilaksanakan secara bertahap agar seluruh komponen bangunan beserta fasilitas pendukung dapat disiapkan secara maksimal sesuai kebutuhan para penghuni.
Menurutnya, tahap pertama difokuskan pada pembangunan delapan unit rumah, sedangkan tahap kedua meliputi penyelesaian prasarana, sarana, dan utilitas umum yang menjadi penunjang kawasan hunian.
“Pembangunan Rumah Lansia dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa pembangunan delapan unit rumah, sedangkan tahap kedua meliputi pembangunan prasarana, sarana, dan utilitas umum. Saat ini progres pekerjaan telah memasuki tahap finishing bangunan serta penyelesaian utilitas berupa jaringan air bersih. Kami menargetkan seluruh pekerjaan selesai pada Agustus 2026 sehingga kawasan ini dapat segera dimanfaatkan,” ujar Asep.
Rumah Lansia dibangun di atas lahan seluas 426 meter persegi, dengan masing-masing unit memiliki luas bangunan 24 meter persegi. Setiap rumah dirancang sederhana namun fungsional sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi para penghuninya.
Tidak hanya membangun rumah, Pemerintah Kabupaten Karawang juga melengkapi kawasan tersebut dengan berbagai fasilitas penunjang agar menjadi lingkungan hunian yang sehat dan nyaman. Berbagai infrastruktur yang dibangun antara lain jalan lingkungan, saluran drainase, jaringan air bersih, jaringan listrik, ruang terbuka hijau, hingga kolam ikan yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari aktivitas penghuni.
Keberadaan fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan fisik maupun psikologis para lansia. Dengan lingkungan yang tertata, aman, dan mudah diakses, para penghuni diharapkan dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri.
Program Rumah Lansia merupakan pilot project Pemerintah Kabupaten Karawang dalam penyediaan hunian sosial khusus bagi lansia. Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kelompok masyarakat rentan yang membutuhkan perlindungan serta dukungan dari pemerintah.
Salah satu hal yang menjadi nilai penting dalam pembangunan kawasan ini adalah lokasi Rumah Lansia yang berdiri di atas tanah hibah dari Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E Lahan tersebut kemudian diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Karawang agar dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Hibah tersebut menjadi bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan tersedianya ruang hidup yang layak bagi para lansia, sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dan kesejahteraan sosial.
Setelah seluruh proses pembangunan selesai, kawasan Rumah Lansia akan menjadi aset Pemerintah Kabupaten Karawang. Pengelolaannya selanjutnya akan berada di bawah koordinasi Dinas Sosial Kabupaten Karawang, sehingga proses seleksi penghuni, pengelolaan kawasan, hingga pembinaan para lansia dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Lebih dari sekadar menyediakan tempat tinggal, kawasan Rumah Lansia juga dirancang sebagai pusat aktivitas dan pemberdayaan bagi para penghuni. Pemerintah Kabupaten Karawang akan mengembangkan berbagai program pendukung seperti Sekolah Lansia, kegiatan sosial dan pembinaan kesehatan, pemanfaatan lahan untuk kebun sayur, serta budidaya ikan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan dan aktivitas produktif yang dapat meningkatkan kualitas hidup para lansia.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, para penghuni diharapkan tetap aktif, sehat, produktif, serta memiliki ruang untuk berinteraksi dan membangun kehidupan sosial yang lebih baik. Pendekatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan kepada lansia tidak hanya sebatas penyediaan tempat tinggal, tetapi juga mencakup upaya menjaga kesehatan, kemandirian, dan kesejahteraan mereka secara menyeluruh.
Rumah yang disediakan dalam program ini bukan merupakan hak milik pribadi penghuni, melainkan fasilitas sosial yang digunakan secara bergilir bagi lansia yang memenuhi kriteria dan membutuhkan tempat tinggal. Dengan konsep tersebut, manfaat program diharapkan dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat secara berkelanjutan.
Pembangunan Rumah Lansia juga mencerminkan arah pembangunan Kabupaten Karawang yang semakin menempatkan aspek kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama. Pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga terus menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan kelompok rentan, termasuk lansia, penyandang disabilitas, masyarakat kurang mampu, perempuan, dan anak.
Dengan progres pembangunan yang telah memasuki tahap akhir, Pemerintah Kabupaten Karawang optimistis Rumah Lansia segera dapat difungsikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap para lansia, sekaligus menjadi model pelayanan sosial yang dapat dikembangkan di berbagai wilayah lain di Kabupaten Karawang.
Rumah Lansia Bayur Kidul diharapkan menjadi bukti bahwa pembangunan yang berkualitas tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari sejauh mana pembangunan tersebut mampu menghadirkan rasa aman, perlindungan, dan kehidupan yang lebih bermartabat bagi masyarakat yang paling membutuhkan. Program ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup seluruh warganya.
(Redaksi)

