Jumat, September 25, 2026

Beda Calon Jangan Jadi Musuh, Abie FU Serukan Pilkades Damai di Kabupaten Bekasi

JAGA BEKASI – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Bekasi periode 2026–2034 yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026, tokoh masyarakat Cikarang Timur, Abie FU, mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan, keamanan, dan kondusivitas.

Abie FU menilai Pilkades merupakan momentum penting bagi masyarakat desa untuk menentukan sosok pemimpin yang dinilai mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi wilayahnya.

Namun, ia mengingatkan agar perbedaan pilihan politik tidak sampai berubah menjadi permusuhan, konflik, bahkan memutus hubungan silaturahmi antarsesama warga.

“Berbeda pilihan dalam demokrasi itu hal yang wajar. Berbeda bendera juga tidak menjadi persoalan, karena setiap warga memiliki hak untuk menentukan pilihannya. Tetapi jangan sampai karena perbedaan pilihan, kita menjadi saling membenci, bermusuhan, bahkan hubungan dengan tetangga dan saudara menjadi rusak,” ujar Abie FU, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, siapa pun calon yang didukung, masyarakat tetap akan hidup berdampingan setelah pesta demokrasi desa berakhir.

Tetangga akan tetap menjadi tetangga, saudara tetap menjadi saudara, dan masyarakat tetap memiliki tanggung jawab bersama untuk membangun desa. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak menjadikan Pilkades sebagai alasan untuk mengorbankan persaudaraan demi kepentingan politik sesaat.

Abie FU juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing isu maupun informasi yang belum diketahui kebenarannya. Ia meminta para pendukung calon kepala desa menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, provokasi, maupun konten yang berpotensi memanaskan situasi di tengah masyarakat.

Baca Juga  Jelang Pilkades Labansari, Panitia Ingatkan Warga Tolak Politik Uang

“Kalau pilihan kita berbeda, jangan kemudian kita memutus silaturahmi. Kita belajar berdemokrasi yang sehat. Silakan menentukan pilihan masing-masing sesuai hati nurani, tetapi tetap jaga persaudaraan, keamanan, dan kondusivitas lingkungan,” katanya.

Menurut Abie FU, persaingan dalam Pilkades seharusnya berlangsung secara sehat, santun, dan bermartabat. Para calon kepala desa beserta tim pendukung juga diharapkan mampu memberikan contoh demokrasi yang dewasa kepada masyarakat.

Ia menilai kemenangan dalam Pilkades bukan alasan untuk merendahkan pihak yang kalah. Sebaliknya, calon yang belum mendapatkan amanah harus tetap dihormati sebagai bagian dari masyarakat desa.

“Jangan karena beda calon kita kemudian saling menjatuhkan. Jangan sampai pesta demokrasi justru meninggalkan permusuhan. Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah dari masyarakat, kita harus tetap mendukung pembangunan desa dan menjaga persatuan,” tegasnya.

Abie FU turut mengajak masyarakat menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab. Warga diminta menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan yang matang, termasuk rekam jejak, kemampuan, integritas, serta visi dan misi masing-masing calon.

Ia berharap masyarakat tidak memilih karena tekanan, intimidasi, maupun ajakan yang justru berpotensi memecah persatuan.

Selain masyarakat, peran tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, serta seluruh elemen desa dinilai sangat penting dalam menjaga suasana Pilkades tetap aman dan kondusif.

Baca Juga  Rohati Ati “Emak Aing” Maju Pilkades Kertajaya, Bawa Semangat Perubahan

“Keamanan dan kondusivitas bukan hanya tugas aparat. Kita semua punya tanggung jawab untuk menjaganya. Mulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan, sampai tingkat desa. Mari kita sama-sama menjaga suasana agar Pilkades berjalan aman, damai, tertib, dan lancar,” ungkapnya.

Abie FU berharap Pilkades serentak Kabupaten Bekasi pada 20 September 2026 tidak hanya menghasilkan pemimpin desa, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat.

Menurutnya, siapa pun yang terpilih nantinya harus diterima secara dewasa. Setelah proses pemilihan selesai, seluruh masyarakat memiliki pekerjaan yang jauh lebih besar, yakni bersama-sama membangun desa.

“Yang paling penting bukan siapa yang menang atau siapa yang kalah. Yang paling penting adalah setelah Pilkades kita tetap menjadi saudara, tetap menjadi tetangga, tetap menjaga silaturahmi dan bersama-sama membangun desa. Beda pilihan itu biasa, tetapi persaudaraan jangan sampai hilang,” pungkas Abie FU.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa demokrasi di tingkat desa bukan sekadar soal memenangkan kandidat tertentu. Lebih dari itu, Pilkades harus menjadi ruang bagi masyarakat untuk belajar menghargai perbedaan, menerima hasil secara dewasa, dan tetap menjaga persatuan.

Berbeda pilihan tetap bersaudara. Berbeda dukungan tetap bertetangga. Setelah pesta demokrasi selesai, saatnya kembali bersama membangun desa.**

Artikel Lainnya

Berita Terkini

Komdigi Bantah Isu Internet Nasional Bakal Dipadamkan 25-27 September

JAGA JAKARTA — Kabar yang menyebut akses internet di...

220 Becak Listrik Segera Dibagikan untuk Pengayuh Becak Lansia di Karawang

JAGA KARAWANG — Kabar baik bagi para pengayuh becak...

Dugaan Pungli di SMPN 1 Jayakerta, Siswa Disebut Diminta Rp15 Ribu untuk Sewa Buku

JAGA KARAWANG — Dugaan pungutan liar (pungli) mencuat di...

Gerak Cepat Polsek Kedungwaringin, Suzuki APV Pickup Hilang Ditemukan di Karawang

JAGA BEKASI — Jajaran Polsek Kedungwaringin bergerak cepat menindaklanjuti...

H. Nurjaman Resan–Suryanto Siap Mengabdi, Bawa Semangat Perubahan untuk Karyamulya

JAGA KARAWANG - Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karya...

Pembinaan Linmas Se-Kecamatan Cibuaya Digelar, Hj. Nurhenni: Tambah Ilmu dan Semangat Bertugas

JAGA KARAWANG — Ratusan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) se-Kecamatan...

Komdigi Bantah Isu Internet Nasional Bakal Dipadamkan 25-27 September

JAGA JAKARTA — Kabar yang menyebut akses internet di Indonesia akan dipadamkan secara nasional selama tiga hari, 25 hingga 27 September 2026, dipastikan hoaks. Kementerian Komunikasi...

Top News

Komdigi Bantah Isu Internet Nasional Bakal Dipadamkan 25-27 September

JAGA JAKARTA — Kabar yang menyebut akses internet di...

220 Becak Listrik Segera Dibagikan untuk Pengayuh Becak Lansia di Karawang

JAGA KARAWANG — Kabar baik bagi para pengayuh becak...

Dugaan Pungli di SMPN 1 Jayakerta, Siswa Disebut Diminta Rp15 Ribu untuk Sewa Buku

JAGA KARAWANG — Dugaan pungutan liar (pungli) mencuat di...

Gerak Cepat Polsek Kedungwaringin, Suzuki APV Pickup Hilang Ditemukan di Karawang

JAGA BEKASI — Jajaran Polsek Kedungwaringin bergerak cepat menindaklanjuti...

H. Nurjaman Resan–Suryanto Siap Mengabdi, Bawa Semangat Perubahan untuk Karyamulya

JAGA KARAWANG - Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karya...

Peristiwa

Komdigi Bantah Isu Internet Nasional Bakal Dipadamkan 25-27 September

JAGA JAKARTA — Kabar yang menyebut akses internet di...

220 Becak Listrik Segera Dibagikan untuk Pengayuh Becak Lansia di Karawang

JAGA KARAWANG — Kabar baik bagi para pengayuh becak...

Dugaan Pungli di SMPN 1 Jayakerta, Siswa Disebut Diminta Rp15 Ribu untuk Sewa Buku

JAGA KARAWANG — Dugaan pungutan liar (pungli) mencuat di...

Gerak Cepat Polsek Kedungwaringin, Suzuki APV Pickup Hilang Ditemukan di Karawang

JAGA BEKASI — Jajaran Polsek Kedungwaringin bergerak cepat menindaklanjuti...

H. Nurjaman Resan–Suryanto Siap Mengabdi, Bawa Semangat Perubahan untuk Karyamulya

JAGA KARAWANG - Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karya...

Pembinaan Linmas Se-Kecamatan Cibuaya Digelar, Hj. Nurhenni: Tambah Ilmu dan Semangat Bertugas

JAGA KARAWANG — Ratusan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) se-Kecamatan...

Trending

Komdigi Bantah Isu Internet Nasional Bakal Dipadamkan 25-27 September

JAGA JAKARTA — Kabar yang menyebut akses internet di...

220 Becak Listrik Segera Dibagikan untuk Pengayuh Becak Lansia di Karawang

JAGA KARAWANG — Kabar baik bagi para pengayuh becak...

Dugaan Pungli di SMPN 1 Jayakerta, Siswa Disebut Diminta Rp15 Ribu untuk Sewa Buku

JAGA KARAWANG — Dugaan pungutan liar (pungli) mencuat di...

Gerak Cepat Polsek Kedungwaringin, Suzuki APV Pickup Hilang Ditemukan di Karawang

JAGA BEKASI — Jajaran Polsek Kedungwaringin bergerak cepat menindaklanjuti...

H. Nurjaman Resan–Suryanto Siap Mengabdi, Bawa Semangat Perubahan untuk Karyamulya

JAGA KARAWANG - Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karya...