JAGA JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta seluruh jajaran terkait segera menangani kondisi jalan yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono menyusul kecelakaan maut yang menewaskan seorang pelajar berinisial HH (17) di Jalan Raya Bogor, kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (17/8/2026) pagi.
Pramono mengatakan, kecelakaan terjadi setelah sepeda motor yang dikendarai korban terjatuh akibat kondisi jalan yang licin.
Nahas, korban kemudian terlindas truk sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta yang melaju dari arah yang sama.
“Yang di Pasar Kramat Jati, kebetulan saya mengikuti karena memang kondisinya adalah karena jalan yang licin, terpeleset, dan kemudian tertabrak oleh mobil Dinas Lingkungan Hidup,” ujar Pramono, Selasa (18/8/2026).
Pramono menegaskan, kejadian serupa tidak boleh kembali terjadi. Ia pun meminta Wali Kota Jakarta Timur bersama Satpol PP memastikan titik-titik jalan yang memiliki kondisi berbahaya segera ditangani.
Menurutnya, kondisi jalan yang basah atau licin tidak boleh dibiarkan tanpa penanganan karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor.
“Yang begini tidak boleh terulang. Karena membiarkan tempat yang basah sehingga ada yang terpeleset dan tertabrak mobil. Mudah-mudahan itu tidak terulang kembali,” tegasnya.
Sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin pagi.
Korban HH (17) diketahui mengendarai sepeda motor ketika kendaraan tersebut terjatuh akibat jalan yang licin.
Pada saat bersamaan, sebuah truk sampah DLH DKI Jakarta melaju searah dan kemudian melindas korban.
Petugas langsung melakukan evakuasi terhadap korban ke RS Polri Kramat Jati. Namun, nyawa pelajar tersebut tidak dapat diselamatkan.
Sementara itu, kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan Unit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Timur untuk kepentingan penyelidikan.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena selain menyangkut kecelakaan lalu lintas, kondisi infrastruktur dan lingkungan jalan yang licin juga menjadi faktor yang perlu segera ditangani agar tidak kembali memakan korban.
Isyana

