Kamis, September 24, 2026

Jalan Penghubung Rawamerta–Rengasdengklok Rusak, Warga Minta Bupati Aep Segera Turun Tangan

KARAWANG — Kondisi jalan penghubung Kecamatan Rawamerta dan Rengasdengklok di wilayah Pagutan, Dusun Patengong, kembali dikeluhkan warga. Jalan tersebut menjadi akses penting bagi aktivitas perdagangan, pertanian, sekaligus mobilitas masyarakat dari dua kecamatan.

Keluhan salah satunya disampaikan Enti, pedagang sayuran asal Rawamerta yang rutin berbelanja kebutuhan dagangannya ke Pasar Rengasdengklok. Ia mengaku tidak nyaman melintasi jalan tersebut, terutama ketika harus berbelanja pada malam hari, Senin (17/8/2026).

Menurut Enti, kondisi jalan semakin menyulitkan ketika musim hujan. Jalan yang rusak dan licin membuat pengendara sepeda motor harus ekstra hati-hati. Bahkan, sejumlah warga dan pedagang disebut pernah terjatuh saat melintasi ruas tersebut.

“Kalau malam, apalagi musim hujan, jalannya susah dan banyak yang jatuh dari motor. Kami berharap jalan ini segera diperbaiki,” keluh Enti.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Karawang segera memberikan perhatian agar aktivitas pedagang sayuran, petani, dan masyarakat umum dapat berjalan lebih aman dan lancar.

Keluhan warga tersebut mendapat perhatian H. Karsim, anggota DPRD Kabupaten Karawang. Ia menyebut ruas jalan di Dusun Patengong merupakan jalur strategis karena menjadi penghubung Kecamatan Rawamerta dengan Rengasdengklok.

“Ini merupakan jalan penghubung dua kecamatan. Jalan ini menjadi urat nadi bagi pedagang dan akses kehidupan para petani, baik ketika bercocok tanam maupun saat musim panen untuk mengangkut hasil pertanian,” ujar H. Karsim.

Baca Juga  Rohati Ati “Emak Aing” Maju Pilkades Kertajaya, Bawa Semangat Perubahan

Ia menjelaskan, sebelumnya telah dilakukan pekerjaan pengecoran jalan dengan panjang sekitar 260 meter. Namun, hingga kini masih terdapat sekitar 130 meter ruas jalan yang belum terselesaikan.

Menurut H. Karsim, dirinya bersama warga telah menyampaikan permintaan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang agar sisa ruas jalan tersebut segera direalisasikan. Namun, sampai saat ini belum ada kepastian mengenai waktu pelaksanaan perbaikannya.

“Kami bersama warga sudah meminta kepada PUPR agar segera merealisasikan sisa jalan tersebut. Tetapi sampai sekarang belum ada tanggapan yang pasti,” katanya.

Ia menilai kondisi jalan tersebut perlu segera mendapat perhatian pemerintah daerah karena memiliki fungsi penting bagi perekonomian masyarakat. Selain menjadi akses pedagang, ruas jalan tersebut juga digunakan para petani untuk membawa sarana produksi maupun hasil panen.

H. Karsim menyayangkan apabila kondisi jalan rusak tersebut terus dibiarkan. Pasalnya, masyarakat di Dusun Patengong disebut telah hampir 15 tahun menantikan perbaikan jalan secara menyeluruh.

“Hampir 15 tahun jalan di Dusun Patengong ini belum mendapat perbaikan yang memadai. Masa pemerintah tega membiarkan jalan rusak dari tahun ke tahun? Di mana kehadiran pemerintah untuk pemerataan pembangunan daerah pertanian?” tegasnya.

Karena itu, H. Karsim secara khusus meminta perhatian dan bantuan Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E. agar persoalan jalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti.

Baca Juga  Warga Dewisari Pertanyakan Kerusakan Tanggul Citarum, Minta Kejelasan Pihak Terkait

“Kami mohon perhatian Pak Bupati H. Aep Syaepuloh. Kami berharap beliau dapat membantu mempercepat penyelesaian sisa jalan ini. Jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, terutama pedagang dan petani,” ujarnya.

Menurutnya, perhatian kepala daerah terhadap infrastruktur pedesaan sangat penting untuk memastikan pemerataan pembangunan. Terlebih, ruas tersebut berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat di sektor pertanian dan perdagangan.

“Petani bekerja keras menjaga produksi pangan. Karena itu, infrastruktur jalan yang menjadi akses keluar-masuk hasil pertanian juga harus menjadi bagian dari perhatian pemerintah,” katanya.

Ia berharap Bupati Aep dapat memberikan arahan kepada perangkat daerah terkait untuk segera melakukan pengecekan dan mengambil langkah konkret terhadap sisa sekitar 130 meter jalan yang belum diperbaiki.

“Kami berharap ada kepastian. Jangan sampai masyarakat terus menunggu tanpa kejelasan. Kami ingin pembangunan dirasakan secara merata, termasuk oleh masyarakat di wilayah pertanian,” pungkas H. Karsim.

Warga berharap Pemkab Karawang segera turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, aktivitas perdagangan, mobilitas masyarakat, serta distribusi hasil pertanian dari Rawamerta menuju Rengasdengklok maupun sebaliknya diharapkan dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan lancar.

(Redaksi)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel Lainnya

Berita Terkini

Dugaan Pungli di SMPN 1 Jayakerta, Siswa Disebut Diminta Rp15 Ribu untuk Sewa Buku

JAGA KARAWANG — Dugaan pungutan liar (pungli) mencuat di...

Gerak Cepat Polsek Kedungwaringin, Suzuki APV Pickup Hilang Ditemukan di Karawang

JAGA BEKASI — Jajaran Polsek Kedungwaringin bergerak cepat menindaklanjuti...

H. Nurjaman Resan–Suryanto Siap Mengabdi, Bawa Semangat Perubahan untuk Karyamulya

JAGA KARAWANG - Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karya...

Pembinaan Linmas Se-Kecamatan Cibuaya Digelar, Hj. Nurhenni: Tambah Ilmu dan Semangat Bertugas

JAGA KARAWANG — Ratusan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) se-Kecamatan...

Lewat GAZZ Karawang, Kapolresta Ajak Warga Rawat Kedamaian di Tengah Perbedaan

JAGA KARAWANG - Beda pendapat bukan alasan untuk saling...

Rotasi Besar Polresta Karawang! Wakapolresta dan Sejumlah Pejabat Utama Berganti

JAGA KARAWANG – Gerbong mutasi kembali bergerak di lingkungan...

Dugaan Pungli di SMPN 1 Jayakerta, Siswa Disebut Diminta Rp15 Ribu untuk Sewa Buku

JAGA KARAWANG — Dugaan pungutan liar (pungli) mencuat di lingkungan SMP Negeri 1 Jayakerta, Kabupaten Karawang. Sejumlah wali murid menyebut siswa diminta membayar biaya sebesar Rp15...

Top News

Dugaan Pungli di SMPN 1 Jayakerta, Siswa Disebut Diminta Rp15 Ribu untuk Sewa Buku

JAGA KARAWANG — Dugaan pungutan liar (pungli) mencuat di...

Gerak Cepat Polsek Kedungwaringin, Suzuki APV Pickup Hilang Ditemukan di Karawang

JAGA BEKASI — Jajaran Polsek Kedungwaringin bergerak cepat menindaklanjuti...

H. Nurjaman Resan–Suryanto Siap Mengabdi, Bawa Semangat Perubahan untuk Karyamulya

JAGA KARAWANG - Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karya...

Pembinaan Linmas Se-Kecamatan Cibuaya Digelar, Hj. Nurhenni: Tambah Ilmu dan Semangat Bertugas

JAGA KARAWANG — Ratusan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) se-Kecamatan...

Lewat GAZZ Karawang, Kapolresta Ajak Warga Rawat Kedamaian di Tengah Perbedaan

JAGA KARAWANG - Beda pendapat bukan alasan untuk saling...

Peristiwa

Dugaan Pungli di SMPN 1 Jayakerta, Siswa Disebut Diminta Rp15 Ribu untuk Sewa Buku

JAGA KARAWANG — Dugaan pungutan liar (pungli) mencuat di...

Gerak Cepat Polsek Kedungwaringin, Suzuki APV Pickup Hilang Ditemukan di Karawang

JAGA BEKASI — Jajaran Polsek Kedungwaringin bergerak cepat menindaklanjuti...

H. Nurjaman Resan–Suryanto Siap Mengabdi, Bawa Semangat Perubahan untuk Karyamulya

JAGA KARAWANG - Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karya...

Pembinaan Linmas Se-Kecamatan Cibuaya Digelar, Hj. Nurhenni: Tambah Ilmu dan Semangat Bertugas

JAGA KARAWANG — Ratusan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) se-Kecamatan...

Lewat GAZZ Karawang, Kapolresta Ajak Warga Rawat Kedamaian di Tengah Perbedaan

JAGA KARAWANG - Beda pendapat bukan alasan untuk saling...

Rotasi Besar Polresta Karawang! Wakapolresta dan Sejumlah Pejabat Utama Berganti

JAGA KARAWANG – Gerbong mutasi kembali bergerak di lingkungan...

Trending

Dugaan Pungli di SMPN 1 Jayakerta, Siswa Disebut Diminta Rp15 Ribu untuk Sewa Buku

JAGA KARAWANG — Dugaan pungutan liar (pungli) mencuat di...

Gerak Cepat Polsek Kedungwaringin, Suzuki APV Pickup Hilang Ditemukan di Karawang

JAGA BEKASI — Jajaran Polsek Kedungwaringin bergerak cepat menindaklanjuti...

H. Nurjaman Resan–Suryanto Siap Mengabdi, Bawa Semangat Perubahan untuk Karyamulya

JAGA KARAWANG - Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karya...

Pembinaan Linmas Se-Kecamatan Cibuaya Digelar, Hj. Nurhenni: Tambah Ilmu dan Semangat Bertugas

JAGA KARAWANG — Ratusan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) se-Kecamatan...

Lewat GAZZ Karawang, Kapolresta Ajak Warga Rawat Kedamaian di Tengah Perbedaan

JAGA KARAWANG - Beda pendapat bukan alasan untuk saling...