JAGA BEKASI — Warga di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, dibuat geger setelah sebuah granat aktif ditemukan oleh seorang pemulung pada Senin (17/8/2026) malam.
Benda mencurigakan tersebut ditemukan saat pemulung tengah beraktivitas. Menyadari benda itu berpotensi membahayakan, temuan tersebut kemudian dilaporkan warga kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti mengatakan, informasi awal mengenai keberadaan benda mencurigakan itu diterima setelah seorang pemulung menemukannya.
“Informasi awal diterima setelah seorang pemulung melihat benda mencurigakan, kemudian dilaporkan warga ke Polsek Tambun Selatan,” ujar Wuryanti, Rabu (19/8/2026).
Mendapat laporan tersebut, kepolisian langsung melakukan penanganan dengan melibatkan tim khusus.
Tim Jibom Polda Metro Jaya kemudian dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap granat tersebut.
Setelah berhasil dievakuasi, granat aktif itu dibawa ke Markas Gegana untuk dilakukan disposal sesuai dengan prosedur penanganan bahan peledak.
“Tim Jibom Polda Metro Jaya melakukan evakuasi terhadap benda tersebut untuk kemudian dibawa ke Markas Gegana guna dilakukan disposal sesuai prosedur,” kata Wuryanti.
Dari kondisi fisiknya, granat tersebut diperkirakan merupakan barang lama.
Benda itu sudah dalam kondisi sangat berkarat, namun masih dinyatakan aktif sehingga penanganannya dilakukan oleh personel yang memiliki keahlian khusus.
“Granat diperkirakan barang jadul, sudah sangat berkarat. Belum diketahui asalnya dari mana,” ungkap Wuryanti.
Polisi memastikan proses evakuasi dilakukan secara prosedural untuk mencegah risiko terhadap warga sekitar. Hingga kini, asal-usul granat tersebut masih dalam penelusuran pihak kepolisian.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, apalagi mencoba membongkar benda yang dicurigai sebagai granat atau bahan peledak. Segera laporkan kepada aparat agar dapat ditangani oleh petugas yang berwenang.
Abie

