JAGA KARAWANG — Upaya menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum terus diperkuat melalui kolaborasi antara Satgas Citarum Harum, pemerintah desa, dan masyarakat.
Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Satgas Citarum Harum Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Kantor Desa Dewisari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Rabu (26/8/2026).
Mengusung tema “Kolaborasi untuk Pemulihan dan Pelestarian Daerah Aliran Sungai Citarum”, kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.
Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Sektor 10 Citarum Harum Kabupaten Karawang, Kolonel Inf Tamba Tua Panjaitan, Kepala Desa Dewisari Tamin Dodi, Baops Sektor 10 Pelda Erwin, Bamin Sektor 10 Citarum Harum Pelda Roni, Dansubsektor 5 Sertu Sugiyanto, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa. Selanjutnya dilakukan penyerahan sarana kontak serta pemberian sembako secara simbolis kepada masyarakat.
Memasuki agenda utama, Dansektor 10 Citarum Harum menyampaikan sambutan sekaligus pemaparan mengenai berbagai program dan langkah strategis dalam mendukung pemulihan serta pelestarian Sungai Citarum pada Tahun Anggaran 2026.
Dalam pemaparannya, pentingnya keterlibatan berbagai pihak menjadi salah satu poin utama. Pemulihan sungai dinilai tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah maupun Satgas, tetapi membutuhkan dukungan masyarakat di tingkat desa.
Sementara itu, Kepala Desa Dewisari, Tamin Dodi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Satgas Citarum Harum yang telah memilih Desa Dewisari sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi.
Ia menyatakan pihaknya menyambut baik sekaligus mendukung program pemulihan Sungai Citarum yang dilaksanakan di wilayah Desa Dewisari.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas Citarum Harum yang telah memilih Desa Dewisari sebagai lokasi sosialisasi. Tentunya kami menyambut baik dan mendukung sepenuhnya program pemulihan sungai di wilayah kami,” ujar Tamin.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Masyarakat dan tamu undangan diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan maupun masukan terkait upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar DAS Citarum.
Kegiatan kemudian ditutup sekitar pukul 11.00 WIB. Seluruh rangkaian berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan sungai semakin meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan Citarum yang lebih bersih, sehat, dan lestari.
Aef

