KARAWANG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus memberikan manfaat bagi masyarakat di Desa Kutamakmur, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang.
Keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian warga.
SPPG Desa Kutamakmur berkomitmen menghadirkan makanan bergizi dengan cita rasa yang nikmat.
Setiap menu disiapkan secara cermat dengan memperhatikan keseimbangan kandungan gizi agar makanan yang diberikan tidak hanya lezat, tetapi juga mendukung kesehatan dan tumbuh kembang penerima manfaat.
Program tersebut saat ini menyasar 10 sekolah, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak-anak yang berisiko mengalami stunting.
Pengelola SPPG memastikan proses penyediaan makanan dilakukan dengan memperhatikan kualitas bahan, kebersihan, serta kandungan gizi.
Langkah ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, terutama bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan.
Tak hanya berdampak pada sektor kesehatan, kehadiran SPPG di Desa Kutamakmur juga memberikan efek positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Dapur pengelolaan SPPG turut menyerap tenaga kerja dari warga lokal.
Dengan demikian, program MBG tidak hanya menghadirkan makanan bergizi bagi penerima manfaat, tetapi juga membuka peluang kerja dan membantu mengurangi angka pengangguran di lingkungan sekitar.
Salah seorang pemuda asal Kecamatan Tirtajaya, Abdurohman, mengapresiasi keberadaan SPPG Desa Kutamakmur.
“Kami sangat mengapresiasi adanya SPPG ini. Manfaatnya bukan hanya untuk anak-anak dan masyarakat yang menerima makanan bergizi, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi warga sekitar,” ujar Abdurohman.
Menurutnya, keberadaan program tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi, program ini juga menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dapat berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kualitas kesehatan.
“Harapannya program seperti ini bisa terus berjalan dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga Desa Kutamakmur dan Kecamatan Tirtajaya,” katanya.
Dengan adanya SPPG, manfaat program MBG diharapkan tidak berhenti pada penyediaan makanan.
Lebih jauh, program ini dapat menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang lebih sehat, membantu pencegahan stunting, sekaligus menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.
Kehadiran SPPG Desa Kutamakmur pun menjadi gambaran bahwa program pemenuhan gizi dapat memberikan dampak berlapis: anak-anak mendapatkan asupan bergizi, kelompok rentan mendapat perhatian, sementara warga sekitar memperoleh kesempatan untuk bekerja dan berkembang secara ekonomi.
Rohman

