KARAWANG – Aliran irigasi di wilayah Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, kini lebih mirip tempat pembuangan sampah daripada saluran air.
Tumpukan sampah yang sudah cukup lama dibiarkan hingga kini belum juga terlihat mendapat penanganan dari dinas terkait.
Pemandangan ini tentu menjadi ironi. Di tengah gencarnya kampanye menjaga kebersihan lingkungan, sampah justru terus menumpuk tanpa ada solusi nyata.
Saat hujan turun, kondisi tersebut dikhawatirkan memicu penyumbatan aliran air hingga berpotensi menyebabkan genangan.
Masalah ini memang bukan sepenuhnya salah pemerintah. Rendahnya kesadaran sebagian masyarakat yang masih membuang sampah ke sungai menjadi salah satu penyebab utama.
Namun di sisi lain, minimnya fasilitas Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan belum optimalnya pengelolaan sampah membuat persoalan ini terus berulang.
Yang lebih mengkhawatirkan, tumpukan sampah itu bukan hanya merusak pemandangan, tetapi juga berpotensi menjadi sarang penyakit.
Bau menyengat, lalat, nyamuk, hingga tikus menjadi ancaman nyata bagi kesehatan warga sekitar.
Maman salah satu warga sekitar berharap pemerintah tidak hanya datang saat sampah sudah viral di media sosial.
“Tumpukan samapah ini sudah lama belum ada penanganan,” Ungkapnya. Kamis (6/8/2026).
Penanganan cepat, penyediaan fasilitas yang memadai, serta edukasi kepada masyarakat dinilai menjadi langkah yang harus segera dilakukan agar irigasi kembali berfungsi sebagaimana mestinya.
“Jangan saling lempar salah. Warga harus berhenti buang sampah sembarangan, pemerintah juga harus hadir dengan solusi nyata,” pungkasnya.
(Jagain)

