KARAWANG – Ancaman abrasi di wilayah pesisir Kabupaten Karawang kembali menjadi sorotan. Jalan akses menuju Dusun Pisangan, Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, kini mengalami kerusakan parah akibat terus tergerus air laut.
Jalur yang menjadi akses penting bagi aktivitas warga sekaligus menuju kawasan pantai tersebut kondisinya semakin memprihatinkan. Kerusakan bahkan membuat kendaraan roda empat tidak lagi leluasa melintas.
Abrasi yang terjadi secara terus-menerus dari tahun ke tahun perlahan mengikis kawasan pantai. Di sejumlah titik, badan jalan tampak rusak dan sebagian wilayah pesisir mulai terkikis gelombang pasang atau rob.
Kondisi semakin sulit ketika air laut sedang pasang maupun setelah hujan turun. Permukaan jalan menjadi berlumpur dan licin sehingga meningkatkan risiko bagi warga maupun pengunjung yang melintas.
Warga bahkan terpaksa menggunakan pekarangan rumah sebagai jalur alternatif untuk tetap bisa menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dulu Jadi Destinasi Wisata
Kondisi tersebut sangat kontras dengan situasi beberapa tahun sebelumnya. Pantai di kawasan Dusun Pisangan dikenal memiliki panorama yang menarik dan sempat menjadi salah satu tujuan wisata masyarakat dari berbagai daerah.
Pengunjung datang untuk menikmati suasana pantai sekaligus mencari ikan. Hingga kini, kawasan tersebut masih cukup ramai didatangi pemancing, khususnya ketika hari libur.
Namun, abrasi yang terus terjadi membuat wajah pesisir perlahan berubah. Area pantai yang sebelumnya menjadi kebanggaan masyarakat kini semakin terkikis, sementara akses jalan menuju lokasi juga ikut terdampak.
Bagi warga, persoalan tersebut bukan sekadar kerusakan infrastruktur. Jika tidak segera ditangani, abrasi dikhawatirkan terus meluas dan mengancam permukiman serta aktivitas masyarakat di kawasan pesisir.
Warga Minta Penanganan Serius
Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi pesisir Desa Cemarajaya.
Penanganan dinilai tidak cukup hanya dengan memperbaiki badan jalan. Diperlukan langkah komprehensif untuk mengendalikan abrasi, melindungi garis pantai, sekaligus memastikan akses warga tetap aman dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Warga berharap ada solusi nyata dan berkelanjutan sebelum kerusakan semakin meluas.
“Jangan sampai menunggu jalan benar-benar putus atau permukiman ikut terdampak baru dilakukan penanganan. Kami berharap pemerintah segera turun tangan,” menjadi harapan masyarakat di kawasan pesisir tersebut.
Abrasi di Dusun Pisangan menjadi pengingat bahwa kawasan pesisir membutuhkan perhatian serius.
Bukan hanya untuk menyelamatkan akses transportasi warga, tetapi juga untuk menjaga keberlangsungan lingkungan, permukiman, dan potensi wisata yang selama ini menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Desa Cemarajaya. (AS/R)

