KARAWANG – Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang terus mendorong pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang transparan dan tepat sasaran.
Salah satunya melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Manajemen Dana BOS yang digelar di SDN Medangasem III, Kecamatan Jayakerta, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para kepala sekolah dan guru dari wilayah Kecamatan Jayakerta. Hadir pula Korwil Pendidikan Kecamatan Tirtajaya, H. Catong, serta Korwil Pendidikan Kecamatan Jayakerta, Heri Supriyadi, S.Pd., yang memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Heriyanto menjelaskan, Monev ini menjadi bagian dari upaya pembinaan agar pengelolaan Dana BOS semakin akuntabel, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai temuan di lapangan sekaligus memberikan masukan konstruktif bagi sekolah dalam menyusun maupun melaksanakan anggaran.
“Melalui evaluasi ini, kami ingin memastikan pengelolaan Dana BOS berjalan lebih baik, baik untuk anggaran yang sedang dilaksanakan maupun perencanaan ke depan,” ujarnya.
Sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) BOS, kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut dilaksanakan secara rutin sebanyak dua kali dalam setahun sebagai bagian dari pengawasan dan pembinaan berkelanjutan.
Dalam kegiatan itu, seluruh kepala sekolah juga diingatkan untuk terus mengelola, memelihara, dan mengembangkan sarana serta program pendidikan sesuai dengan alokasi anggaran yang tersedia.
Selain itu, setiap penggunaan Dana BOS wajib dipertanggungjawabkan secara terbuka dan akuntabel.
Sebagai bentuk transparansi kepada publik, setiap sekolah diwajibkan menyediakan papan informasi penggunaan Dana BOS yang dapat diakses masyarakat maupun insan pers.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran pendidikan.
Heriyanto mengapresiasi antusiasme para kepala sekolah dan tenaga pendidik yang mengikuti kegiatan tersebut, termasuk peserta dari Kecamatan Tirtajaya.
Menurutnya, Monev berkala bukan sekadar evaluasi administrasi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan agar tata kelola keuangan sekolah semakin profesional, transparan, dan berkualitas.
Dengan adanya monitoring rutin ini, Dinas Pendidikan Karawang berharap pengelolaan Dana BOS di seluruh sekolah dapat terus mengalami peningkatan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik dan dunia pendidikan.
(TW)

