JAGA BEKASI — Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bojongsari periode 2026–2034 yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026, tim pemenangan H. Mulyana Saepul Muslim, S.Pd., mengingatkan seluruh kader dan pendukung untuk tetap menjaga etika, sikap, serta persaudaraan.
Pesan tersebut disampaikan salah satu kader pemenangan, Janwar, Minggu (6/9/2026). Ia menegaskan, perjuangan memenangkan calon harus dilakukan dengan cara-cara yang santun dan tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
“Jaga sikap, akhlak, dan lisan. Jangan sampai karena kesalahan kita sebagai kader atau pendukung, calon yang kita dukung justru terkena dampaknya,” tegas Janwar.
Menurutnya, Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat desa. Karena itu, perbedaan pilihan seharusnya tidak menjadi alasan untuk saling bermusuhan atau memutus tali silaturahmi.
Janwar juga meminta para pendukung H. Mulyana tidak mudah terpancing isu maupun provokasi yang berkembang selama tahapan Pilkades.
Ia mendorong seluruh kader lebih fokus menyampaikan program, gagasan, rekam jejak, dan hal-hal positif kepada masyarakat.
“Jangan sampai perbedaan pilihan membuat kita saling bermusuhan. Kita semua masih bagian dari masyarakat Bojongsari dan tetap harus menjaga persaudaraan,” ujarnya.
Pesan serupa juga berlaku dalam penggunaan media sosial. Para pendukung diminta menyaring setiap informasi sebelum membagikannya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik di ruang publik.
Dalam Pilkades Bojongsari 2026, dukungan terhadap H. Mulyana Saepul Muslim kembali digaungkan untuk melanjutkan kepemimpinan pada periode kedua.
Tim pemenangan berharap masyarakat menggunakan hak pilih secara bijak dan menentukan pilihan berdasarkan hati nurani serta pertimbangan yang objektif.
“H. Mulyana Saepul Muslim, lanjutkan di periode kedua. Mohon doa dan dukungannya,” kata Janwar.
Ia berharap seluruh tahapan Pilkades Bojongsari berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga hari pencoblosan.
Sebab, kata dia, kemenangan dalam kontestasi politik desa bukan hanya soal memperoleh suara terbanyak, tetapi juga bagaimana seluruh prosesnya tetap menjaga martabat, persaudaraan, dan keharmonisan masyarakat Bojongsari.
Abie FU

